Renjana senja

 Seketika hadirmu menjadi bagian yang paling ku nantikan

Jalan yang sebatas angan dalam pikirku sebelumnya, denganmu justru menjadi sangat nyata

Kamu adalah semua pertama yang aku inginkan

Kamu dan aku yang menjadi kita ini terlalu larut dalam harsa

Hingga detik bahagia rupanya lebih memilih sesaat untuk kita

Perlahan kita menjadi sempat yang tak pernah lekat,

Dan harap yang sebatas ratap

Namun sama seperti sediakala,

Entah mengapa kamu masih menjadi tokoh dalam renjana niskala yang ku abadikan dalam doa


- diksikoe

Jember, 14 Maret 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanpa Tanda

Kala(h) Senja Singgah