Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Cemburu Pada Bidadari

Entahlah aku ini mengapa Setiap kali terlintas tentangnya, Pun terlintas elok paras bidadari besertanya Aku ini mengapa? Mahligai yang ku bangun begitu kokohnya, Memaksaku bangun tuk lebih legawa Malangnya kini mahligai tak bertuan, Kini tak lagi menjadi mahligai yang dirindukan Aku ini siapa? Cinta kepunyaan anak manusia biasa, Mengadu peruntungan mahligai nirvana Gemetar rasa hanya sekedar terbayang, Yang tercinta sudahlah berwangikan, Beristrikan 1000 bidadari nirvana Dikau ku kenang, aku kau enyahkan - diksikoe

Terlalu Mirip

 Kita yang terlalu mirip Bagaikan dua dunia paralel Bagaikan garis yang sejajar Kita yang terlalu mirip ini, Bukanlah tidak memiliki titik potong, Titik potong yang menjadi titik temu Melainkan bertemu untuk saling menatap, Menatap untuk terus menetap Melainkan sejajar untuk saling menggenggam Sudah kubilang kita bukan kata mereka Kita yang mirip ini adalah kita, Adalah kita dengan titik temu kita sendiri Namun jenakalah ketika mengingat, Melihat realita bahwa kau yang rasionalis Bahkan terlalu rasionalis Hingga aku yang menjadi lebih dramatis Bukankan kita sudah memiliki titik potong? -diksikoe

Mei Kelabu

 Kalau aku boleh bilang Tahun ini Mei kelabu Semua orang menghilang Aku sendirian, nelangsa.. Kekasihku hilang, Terusir dari kota kelahiran, Jauh dari pandangan Terasingkan oleh pertemanan. Kejam nian Mei ini padaku Sekali lagi kalau boleh kubilang.. Tahun ini Mei kelabu, Berjibaku teguhkan sadar, Sadarkan tuk menguatkan jiwa, Jiwa yang sunyi dibalut sedih, Dibalur pedih.  -diksikoe